Pages

Kamis, 22 Maret 2012

Waspada Longsor Dan Banjir !


DAMPAK ANGIN KENCANG: Sejumlah nelayan di Kalimas yang ingin memindahkan perahu mereka di lokasi lebih aman berusaha melawan kencangnya angin. (Markus Budiman/Manado Post)
MANADO— Cuaca ekstrim berupa tiupan angin kencang disertai gelombang laut dan hujan, merupakan bencana alam yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga kota Manado. Beberapa pohon dilaporkan tumbang di sekitar jalan umum, termasuk adanya kerawanan lanjutan yang bisa menyusul berupa longsor.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Manado, Boy Naray, sebagai instansi yang bertugas untuk membantu warga apabila terjadi bencana, pihaknya selalu waspada dan melakukan monitor di lapangan.

“Cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini, tetap membuat tim kami selalu siaga 1 x 24 jam. Ada tim di posko kami di kantor BPBD. Setiap jam stand by sebanyak 6 orang,” terang Naray saat dikonfirmasi melalui telepon.

Sekalipun jangkauan posko terbatas, namun BPBD mmengaku menurunkan empat orang dengan modal Handy Talkie (HT) sebagai alat komunikasi di lapangan, yang akan mempermudah akses apabila ditemukan bencana di titik-titik tertentu.

“Kami juga berkoordinasi dengan Organisasi Radio Amatir Indonesia maupun Tagana, untuk akses informasi jika memang mendadak dibutuhkan tenaga dan bantuan kami,” jelasnya.

Di satu sisi, dirinya mengakui masih terkendala infrastruktur penunjang seperti genset, tenda dan juga bahan-bahan natura, apabila warga tertimpa bencana. Namun pihaknya menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial apabila membutuhkan bahan-bahan natura untuk warga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar